Selasa, 15 Maret 2016

Kain Tenun Ikat Bandar Kidul Kediri

Kain Tenun Bandar Kidul Kediri


Kain  Tenun Ikat Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kediri, tampaknya cukup terkenal dkalangan para penggermar produk kain tenun ikat tradisional. Lokasi pabrik tenun yang kami kunjungi ini berada sekitar 240 meter masuk kedalam gang dari Jl. Kyai Haji Agus Salim, Kediri. Usaha rakyat kecil dan menengah Kain TEnun IKat Bandar Kidul ini merupakan usaha kerajinan masyarakat Kediri yang telah di tekuni oleh para pengrajinnya secara turun temurun sejak sebelum jaman kemerdekaan.
Tembok bata dan pilar-pilar telanjang ini memagari ruangan sederhana yang digunakan sebagai tempat pembuatan kain Tenun Ikat Bandar Kidul. Ruangan kerja pabrik Kain Tenun Bandar Kidul itu terasa agar remang, meskipun ada penerangan listrik dan jendela yang terbuka. Di dalamnya terlihat deretab alat-alat tenun dan orang-orang yang tengah sibuk bekerja.
Ketika kami masuk dan berjalan berkeliling di dalam ruangan, tampak terpasang pada sebuah alat tenun tradisional adalah satu corak kain tenun ikat Bandar Kidul yang masih dalam tahap pengerjaan.
Alat kayu pembuat kain tenun Bandar Kidul berderet dalam jarak yang cukup padat di ruangan yang terlihat sederhana dan kurang respresentatif ini.
Seorang perempuan tengah sibuk bekerja pada sebuah alat tenun di bengkel kain tenun ikat Bandar kidul. Tangan dan kakinya tak henti-hentinya bekerja secara ritmik dan terampil, menghasilkan suara tumbukan antar papan yang gaungnya bersahut-sahutan dengan bunyi alat tenun lainnya. Deretan benang bertata rapi terlihat di bagian belakang alat pembuat kain tenun, yang meskipun sederaha, namun pengaturannya cukup rumit. Motif kain tenun Bandar ini bermacam-macam, berikut contoh hasilnya:



Semoga saja mereka tetap bias bertahan dan lebih meningkatkan mutunya

Selasa, 16 Februari 2016

makanan sehat untuk bayi berdasarkan usia

Mengenalkan Makanan Bayi
Sesuai Tingkatan Usia

Mau Tahu Makanan Apa yang Paling Sehat untuk Bayi di Bawah 1 Tahun?
Menyesuaikan Kemampuan Bayi 
Beberapa tanda yang dapat Anda kenali sebagai kesiapan bayi untuk makan selain air susu ibu (ASI) yaitu mulai hilangnya refleks mendorong pada lidah bayi, mulai ada kemampuan mengendalikan kepala dan leher untuk duduk tegak, serta ketertarikan pada makanan yang dapat dilihat dengan upayanya mengambil makanan orang lain.

  • §   Usia 4-6 Bulan

  
Pada masa ini, ASI atau susu formula merupakan asupan nutrisi utama bayi dan makanan padat merupakan asupan tambahan.  Biasanya makanan pertama bagi bayi adalah sereal bayi yang dicampur ASI atau susu formula. Jangan terburu-buru memberikan bayi makanan padat, namun perkenalkan secara perlahan sebanyak satu sendok yang didekatkan pada mulut bayi. Jika bayi menolak, tunda sejenak atau tunggu beberapa hari sebelum mencoba lagi.
Meski Anda berharap agar bayi mau makan sebaiknya menunggu agar dia terlihat sedikit lapar, namun jangan sampai dibiarkan terlalu lapar karena nantinya bisa menyebabkan bayi rewel atau lelah. Untuk mengatasinya, Anda boleh memberi sedikit ASI. Kemudian, pangku bayi atau dudukkan pada tempat duduk khusus.
Anda dapat memulai dengan bubur yang terbuat dari pisang, apel, pepaya dan ubi.Selain itu Anda bisa membeli makanan khusus bayi yang akan lunak setelah dicampur dengan air. Perkenalkan bubur buah ini sekitar 1 sendok teh, kemudian tingkatkan menjadi satu sendok makan dua kali sehari.
Usia 6-8 bulan
Pada usia ini, rata-rata bayi sudah mampu duduk pada kursi khusus tanpa bantuan. Agar lebih aman, jangan lupa kenakan sabuk pengaman yang biasa terpasang pada kursi.
Ketika bayi sudah mampu mengonsumsi sereal lunak atau bubur nasi dari sendok, selanjutnya Anda dapat mengenalkan makanan jenis lain. Lakukan secara perlahan ketika memberikan jenis makanan baru. Anda bisa memberinya selama beberapa hari berturut-turut agar anak mengenal rasa makanan sekaligus mengetahui apakah bayi memiliki reaksi alergi.
Pada usia ini, Anda dapat memberikan buah dan sayur yang dihaluskan. Misalnya, alpukat, ubi atau wortel yang sudah dimasak terlebih dahulu.
Pilihan lain yaitu bubur dari kacang-kacangan seperti edamame, kacang merahserta bubur dari tahu. Saat ini bayi juga bisa diberikan yoghurt tanpa pemanis dalam porsi kecil.
Sebagai asupan protein, bayi mulai bisa diberikan ikan tanpa tulang, ayam atau jenis daging yang lain. Potong halus sebelum dikonsumsi bayi.
Porsi untuk bayi 6-8 bulan yaitu 1 sendok teh bubur buah yang kemudian dapat ditingkatkan ¼ hingga ½ cangkir yang diberikan bertahap dalam 2-3 kali makan. Porsi yang sama berlaku untuk bubur dari sayur. Sementara, sereal lunak atau bubur nasi dapat diberikan sekitar 3-9 sendok makan dalam 2-3 kali makan.
  • §    Usia 8-10 bulan

  
Pada usia 8-10 bulan, sebagian besar bayi sudah mampu mengonsumsi bubur ataupun sereal yang diberikan bersama dengan ASI atau susu formula.
Umumnya saat ini bayi sudah bisa menikmati mengunyah makanan dengan tekstur yang lebih kasar. Menginjak usia 9 bulan, bayi mulai menunjukkan kemampuan dan koordinasi ibu jari dan telunjuk untuk memegang makanan dan memasukkan ke mulut.
Saat ini Anda tidak perlu lagi membuat makanan menjadi bubur, namun cukup dihaluskan. Beberapa makanan seperti wortel atau ubi perlu dimasak terlebih dahulu.
Jika Anda ingin memberikan telur, pilih bagian kuning telur. Tak perlu dihaluskan, cukup dipotong hingga cukup kecil dan tidak membuat bayi tersedak. Demikian pula ketika Anda akan memberikan biskuit khusus bayi, potonglah dalam ukuran kecil.
Porsi makan bayi usia 8-10 bulan yaitu sekitar ¼ hingga ½ cangkir sereal, juga buah dan sayur dengan porsi yang sama. Ditambah dengan 1/8  hingga ½ cangkir makanan sumber protein.
  • §     Usia 10-12 bulan
  • Menjelang ulang tahun pertama, bayi sudah mampu mengonsumsi makanan yang sama dengan orang dewasa. Hanya saja, perlu diberikan dalam potongan kecil atau dihaluskan agar aman saat dikunyah dan ditelan.
  • Produk kacang-kacangan, telur utuh atau ikan sebaiknya dikonsumsi setelah bayi berusia satu tahun, terutama jika keluarga Anda memiliki riwayat alergi yang kuat.
  • Selain itu, susu sapi dan madu juga disarankan untuk diberikan setelah bayi berusia satu tahun.
    Untuk porsi, anak usia 10-12 bulan tidak terlalu berbeda dengan usia 8-10 bulan.

Tips Mempersiapkan Makanan Bayi
Kebersihan merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan saat mempersiapkan makan bayi. Untuk itu, jangan lupa mencuci tangan Anda sebelumnya.
Jika Anda membeli makanan siap pakai untuk bayi, pastikan produk tersebut sudah memenuhi standar kesehatan dan baca label kemasan.Hindari produk yang mengandung pemanis dan bahan tambahan lainnya. Saat Anda akan memberikan makanan siap pakai dari kemasan, pindahkan terlebih dahulu ke mangkuk saji lalu masukkan ke dalam lemari pendingin. Habiskan dalam 1-2 hari.
Jika Anda menyiapkan makanan bayi sendiri, gunakan blender atau food processor. Pilih cara memasak yang dapat menjaga nutrisi lebih baik, misalnya mengukus buah dan sayur dibandingkan merebus. Mulailah dengan satu bahan makanan, kemudian coba campur dua bahan yang diolah menjadi bubur.
Namun, yang terpenting adalah memastikan tekstur dari makanan bayi yang Anda siapkan sesuai dengan usia. Pada usia 9 bulan, bayi dapat mulai mengonsumsi makanan dengan tekstur lebih kasar dan kental untuk membantunya belajar mengunyah.
Untuk segi keamanan, jangan pernah meninggalkan bayi Anda saat makan. Selain itu, hindarkan makanan yang kemungkinan menyebabkan bayi tersedak.
Sesuaikan waktu pemberian makanan padat pada bayi sesuai usia dan kemampuan. Perhatikan tekstur dan kebersihan makanan. Jika perlu, konsultasikan dengan dokter mengenai pilihan makanan dan porsi yang tepat.